Minta Anggaran Aids Rp 25 Millar Ahok Kaget





Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama kaget saat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jakarta meminta anggaran Rp 25 miliar untuk program 2013. Pria yang bisa disapa Ahok ini pun meminta penjelasan secara detail yang tidak bisa dijawab tuntas oleh KPA.

Anggaran KPA sendiri pada 2012 mendapat dana dari APBD Rp 15 miliar dan mengajukan anggaran 2013 menjadi Rp 25 miliar atau meningkat Rp 10 miliar. Atas hal ini, Ahok pun kaget.


"Kenapa melonjak sampai (Rp 10 miliar). Banyak loh Bu, Rp 15 miliar menjadi 25 miliar," kata Ahok.

"Kan sebetulnya KPA biasanya kita memang mendapatkan Rp 24 miliar, Rp 29 miliar, Rp 27 miliar. Dan untuk tahun 2012, kita turun menjadi 40 persen, mendapat Rp 15 miliar," ujar peserta rapat yang mengenakan jilbab warna biru tua.

"Kenapa diturunkan?" tanya Ahok mencecar dan peserta rapat tidak ada yang bisa menjawab dalam rekaman di menit ke 47.

Mendapat jawaban tidak memuaskan, Ahok lalu mencecar berbagai item anggaran yang terpampang di slide proyektor. Ahok memelototi setiap item yang membuatnya terheran-heran.

"Sosialisasi umum HIV/AIDS itu untuk apa? Butuh makan-makan? Kampanye massal ini apa? Acara puncak Hari AIDS dunia Rp 1 miliar itu untuk apa?," cecar Ahok.

Mendapat pertanyaan ini, peserta rapat menjawab Jakarta saat ini tengah menjadi daerah percontohan setara dengan Bandung dan Denpasar. Atas jawaban ini, Ahok langsung memotong karena jawaban tidak sesuai yang diharapkan.

"Pertanyaanya, Rp 400 juta untuk apa?," tanya Ahok.

"Itu kampanye massal. Jadi untuk kegiatan-kegiatan mengajak masyarakat, media massa untuk mengerti tentang HIV/AIDS," jawab peserta rapat.

Atas jawaban ini, Ahok tidak puas dan terus mengejar.

"Ya, saya tahu Bu. Maksud saya, bentuknya seperti apa. Apakah sewa tempat, EO, band atau apa?," tanya Ahok mengejar.

"Kegiatan-kegiatan yang mengajak masyarakat banyak seperti fun bike," jawab KPA

"Sampai Rp 400 juta?" tanya Ahok yang dijawab jika dana itu untuk beberapa kali kampanye.

"Oh berkali-kali. Kalau berkali-kali kok cuma satu paket. Ibu harus bilang kampanye massal berapa kali. Kalau satu paket, pemahaman kami satu kegiatan saja," ujar Ahok. ()

Follow On Twitter